Event Bau Nyale 2021 Di Masa Pandemi Covid-19

sewa mobil dengan driver
7 Fakta Unik Keunggulan Sewa Mobil Dengan Driver
March 9, 2021
Event Bau Nyale 2021

Event Bau Nyale 2021

Lombok memiliki beragam budaya yang membuat banyak orang ingin mengetahui dan melihat secara langsung segala macam aktivitas budaya serta tradisi tersebut. Salah satunya yakni tradisi “Bau Nyale” dalam istilah lain disebut menangkap cacing. Bau nyale ini merupakan sebuah tradisi budaya yang tergolong unik dari masyarakat suku sasak lombok serta berasal dari legenda putri mandalika.

Selain itu tradisi bau nyale ini tidak hanya sekedar untuk menangkap cacing semata, akan tetapi memiliki makna yang begitu berharga bagi masyarakat lombok yakni keberanian mengorbankan diri dalam mencari kedamaian. Hal tersebut pun dicerminkan oleh sang legenda putri mandalika yang cantik jelita ini dengan berani menceburkan diri ke laut demi perdamaian tercipta pada kerajaannya kala itu. Setelah berani menceburkan diri kelaut, sang putri pun seketika itu hilang dan berubah menjadi seperti cacing. Menurut legenda cacing tersebut terbentuk oleh helaian rambut sang putri. Dan hingga saat ini, masyarakat pulau Lombok masih meyakini bahwa siapapun yang dapat menangkap cacing nyale tersebut akan beruntung. Selain itu juga, masyarakat setempat percaya apabila ketika memakan cacing tersebut dapat menyembuhkan berbagai makan penyakit, serta ketika cacing ini di taruh pada petak persawahan masyarakat yang sedang di tanami maka lahan tersebut akan menjadi lebih subur (karena wilayah lombok bagian selatan merupakan daerah gersang).

Dikalangan masyarakat asli suku sasak, tradisi bau nyale ini sudah menjadi kegiatan rutin tiap tahunnya dan pastinya diselenggarakan sebuah pegelaran secara besar – besaran. Tradisi bau nyale ini kegiatan yang paling unik dan sering dilakukan yakni menangkap serta berburu cacing nyalenya, biasanya hal tersebut dilaksanakan antara pukul 05.00 Pagi hingga pukul 07.00 pagi. Cacing tersebut hanya muncul pada saat waktu tertentu dan dibulan tertentu dengan perhitungan tanggalan yang matang serta di prediksi oleh sesepuh adat suku sasak.

Akan tetapi ditahun 2021 ini, penyelenggaraan pergeleran festival event bau nyale ini tidak dilaksanakan semeriah tahun – tahun sebelumnya yang di sebabkan dengan adanya pandemi covid-19 tersebut. Namum meski pandemi covid-19 ini sedang melanda, tidak menyurutkan antusias warga masyarakat wilayah lombok bagian selatan (daerah terdekat dengan lokasi utama cacing nyale muncul) untuk berbondong – bondong turun ke laut menangkap cacing nyale tersebut. Di beberapa pantai bagian lombok selatan ini, warga masyarakat beramai –ramai untuk menangkap cacing nyale pada saat puncak banyaknya cacing tersebut keluar.

Aparat TNI/Polri serta jajaran pemerintahan kabupaten lombok tengah pun terjun langsung untuk memantau dan mengantisipasi kerumunan masyarakat yang ingin menangkap cacing nyale tersebut. Dengan langkah preventif yang dilakukan pemerintah tersebut, tidak dapat menghalau ribuan masyarakat yang telah lama menantikan moment sakral tradisi memburu cacing nyale ini. Adanya larangan warga dari luar kabupaten lombok tengah dilarangan memasuki kawasan pantai yang mana titik munculnya cacing tersebut, tidak menyurutkan niat mereka untuk datang kesana.

Dengan adanya himbauan tersebut serta masyarakat tahu event bau nyale di tahun 2021 itu tidak dilaksanakan dengan pergelaran hiburan rakyat, tidak membuat antusias mereka surut untuk mengikuti prosesi penangkapan cacing ini. Sehingga masyarakat tersebut memasuki area pantai melalui jalur – jalur tikus yang penjagaannya tidak begitu ketat. Merasa kalah jumlah maka jajaran TNI/Polri yang menjaga pun hanya bisa menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Adapun beberapa warga masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan tetap merasa khawatir dengan adanya virus covid-19 ini, namun apa daya keinginan mereka untuk dapat mengambil cacing nyale serta bisa menikmati sajian masakan cacing tersebut. Sehingga walaupun adanya himbauan tersebut banyak juga dari masyarakat luar lombok tengah dapat menikmati tradisi ini asalkan masih tetap mematuhi protokol kesehatan.

Semoga pada tahun 2022 pandemi covid-19 ini telah berakhir dan tradisi event bau nyale pun dilaksanakan dengan meriah serta specktakular seperti tahun – tahun sebelumnya. Sehingga masyarakat tidak akan khawatir lagi mengenai kesehatan mereka. Dan pelaku umkm dapat pula menikmati hasil dari pergelaran event bau nyale ini, dengan adanya wisatawan dari luar pulau lombok untuk ikut serta menikmati moment sakral tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat